Kembalinya U.S. Bank ke Layanan Kustodian Kripto: Langkah Berani di Era Digital
ORBITINDONESIA.COM – U.S. Bank kini kembali menawarkan layanan kustodian kripto, mengisyaratkan perubahan signifikan dalam dunia perbankan dan investasi. Ini merupakan langkah strategis di tengah meningkatnya permintaan aset digital.
Seiring berkembangnya teknologi blockchain, semakin banyak institusi keuangan yang tertarik dengan aset digital. Bank-bank besar mulai melirik peluang ini untuk memenuhi kebutuhan klien institusional mereka. Permintaan terhadap layanan kustodian kripto meningkat pesat, mencerminkan kepercayaan yang terus tumbuh pada mata uang digital.
Data menunjukkan bahwa nilai pasar kripto terus meningkat, mencatat kapitalisasi pasar lebih dari $2 triliun pada tahun 2023. Tren ini mendorong bank untuk mengadopsi layanan yang berfokus pada keamanan dan efisiensi dalam pengelolaan aset digital. U.S. Bank bergabung dengan bank besar lainnya seperti JPMorgan dan BNY Mellon yang telah memulai langkah serupa sebelumnya.
Banyak yang melihat langkah ini sebagai indikasi perubahan paradigma di sektor keuangan. Bank tradisional yang sebelumnya skeptis kini tak bisa mengabaikan potensi keuntungan dari pasar kripto. Namun, tantangan regulasi dan keamanan tetap menjadi perhatian utama yang harus diatasi oleh para pelaku industri.
Keputusan U.S. Bank untuk kembali ke layanan kustodian kripto menandai babak baru dalam hubungan antara perbankan tradisional dan aset digital. Apakah langkah ini akan mempercepat adopsi kripto di kalangan mainstream? Atau justru menghadapi hambatan yang lebih besar di masa depan? Hanya waktu yang akan menjawab.
(Orbit dari berbagai sumber, 14 September 2025)