Daksh Gupta dan Budaya Kerja Ekstrem di Silicon Valley
ORBITINDONESIA.COM – Daksh Gupta, simbol budaya kerja keras AI, membela jam kerja ekstrem di Silicon Valley.
Di tengah kemajuan pesat teknologi, Silicon Valley dikenal dengan budaya kerja yang intens. Daksh Gupta, seorang tokoh kontroversial, mengemukakan pandangan bahwa jam kerja panjang adalah norma di sana. Fenomena ini menimbulkan perdebatan tentang keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi.
Data dari berbagai sumber menunjukkan bahwa rata-rata pekerja teknologi di Silicon Valley bekerja lebih dari 60 jam per minggu. Tekanan untuk berinovasi dan meluncurkan produk baru sering kali memicu jam kerja berlebihan. Sebuah studi menemukan bahwa 30% pekerja teknologi mengalami burnout akibat jadwal yang padat.
Beberapa ahli menilai bahwa budaya kerja ekstrem dapat merusak kesehatan mental dan fisik pekerja. Namun, ada juga yang berpendapat bahwa ini adalah harga yang harus dibayar untuk kemajuan teknologi. Daksh Gupta sendiri membandingkan tekanan di start-up dengan peluncuran produk besar, sebuah perspektif yang memancing kritik sekaligus dukungan.
Meskipun beberapa menganggap jam kerja panjang sebagai keharusan, pertanyaan tentang dampaknya tetap relevan. Apakah inovasi harus mengorbankan kesejahteraan individu? Inilah saatnya untuk merenungkan kembali nilai dan prioritas dalam dunia teknologi yang bergerak cepat.
(Orbit dari berbagai sumber, 9 September 2025)