AI dan Keuangan Gen Z: Dampak dan Tantangan di Era Digital

ORBITINDONESIA.COM – Hanya 12% mahasiswa Inggris yang mengaku terpengaruh pemasaran berbasis AI dalam pengeluaran berlebih, sementara 4% merasa AI mendorong mereka ke dalam utang.

Di era digital ini, AI telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari, terutama bagi Gen Z. Teknologi ini tidak hanya memengaruhi cara kita bekerja, tetapi juga bagaimana kita mengelola keuangan. Namun, riset terbaru dari Yugo mengungkapkan sisi gelap dari kehadiran AI dalam keuangan mahasiswa.

Menurut survei global Yugo, 69% mahasiswa Inggris kini memiliki kartu kredit, meningkat drastis dari 28% di tahun 2024. Sementara itu, 12% mengaku pemasaran berbasis AI menyebabkan mereka mengeluarkan lebih banyak uang, dan 4% merasa AI berkontribusi langsung pada utang mereka. Meski demikian, 40% mahasiswa percaya AI dapat mengelola investasi mereka dengan baik.

Meskipun banyak mahasiswa yang memercayai AI untuk mengelola investasi, hanya 8.5% yang mempertanyakan rekomendasi merek berbasis AI. Hal ini menunjukkan bahwa meski ada kepercayaan, masih ada keraguan yang harus diatasi. Emily Porter dari Yugo menyatakan pentingnya pendidikan keuangan yang mencakup pemahaman tentang AI.

Seiring AI terus membentuk aspek kehidupan mahasiswa, sektor pendidikan memiliki kesempatan untuk mempersiapkan mereka menghadapi dunia yang lebih kompleks. Bagaimana kita bisa memastikan bahwa teknologi ini digunakan secara positif dan bertanggung jawab? Ini adalah tantangan yang harus kita jawab bersama.

(Orbit dari berbagai sumber, 5 September 2025)