Dream Sports Beralih ke Fintech: Peluang dan Tantangan

ORBITINDONESIA.COM – Dream Sports, perusahaan induk Dream11, kini memasuki dunia fintech dengan peluncuran aplikasi Dream Money setelah penutupan operasi gaming berbayar.

Pemerintah India melarang permainan online dengan taruhan uang, memaksa Dream11 dan platform serupa untuk berputar arah. Dream Sports merespons dengan merambah ke sektor teknologi keuangan, meluncurkan Dream Money untuk menawarkan investasi emas digital dan deposito berjangka.

Dream Money mengizinkan pengguna berinvestasi dalam emas digital mulai dari Rs 10 dan membuka deposito tetap dari Rs 1.000. Dengan mitra seperti Shivalik dan Utkarsh, aplikasi ini juga menawarkan fitur pelacakan keuangan bekerja sama dengan Sigfyn dan Upswing. Ini adalah upaya kedua Dream Sports di fintech, menyusul aplikasi pembayaran DreamX yang dihentikan.

Peralihan Dream Sports ke fintech mencerminkan adaptasi cepat terhadap regulasi yang berubah. Sementara banyak platform gaming berbayar lainnya mencari alternatif, langkah ini menunjukkan tekad Dream Sports untuk tetap relevan di pasar digital yang dinamis.

Keberhasilan Dream Money dapat menjadi penentu masa depan Dream Sports di luar gaming. Bisakah mereka mengatasi tantangan regulasi dan bersaing di pasar fintech yang kompetitif? Hanya waktu yang akan menjawab.