Strategi Transformasi Kerja: Harapan dan Tantangan di Era Modern
ORBITINDONESIA.COM – Di tengah krisis harapan global, Jennifer Moss mengungkapkan bahwa perubahan kecil dapat mengubah budaya kerja menjadi lebih baik.
Krisis global dan ancaman teknologi telah mengubah cara kita melihat pekerjaan. Banyak pekerja merasa terasing dalam pekerjaan yang tidak bermakna, di tengah tekanan ekonomi dan lingkungan yang terus meningkat.
Survei mengungkapkan bahwa 63% pekerja merasa pekerjaan mereka tidak berarti, dan 78% khawatir kehilangan pekerjaan akibat otomatisasi. Data ini menunjukkan perlunya strategi yang mengedepankan harapan, tujuan, dan fleksibilitas untuk meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas.
Moss menegaskan pentingnya harapan dan tujuan sebagai alat retensi. Empati dalam kepemimpinan dan fleksibilitas kerja tidak hanya meningkatkan kesejahteraan mental tetapi juga efektivitas tim. Namun, tantangan terbesar adalah mengatasi kesenjangan antargenerasi yang bisa merusak kolaborasi.
Membangun budaya kerja yang inklusif dan penuh harapan bukanlah tugas mudah. Namun, dengan langkah kecil dan strategi yang tepat, pemimpin dapat menciptakan lingkungan kerja yang tidak hanya produktif tetapi juga bermakna bagi setiap individu. Apakah kita siap menghadapi perubahan ini?
(Orbit dari berbagai sumber, 22 Agustus 2025)