Transformasi Budaya Kerja: Mengatasi Tempat Kerja yang Beracun

ORBITINDONESIA.COM – Sebanyak 70% karyawan menyatakan tempat kerja mereka beracun, menyoroti dampak besar terhadap kinerja organisasi.

Di era modern, banyak perusahaan menghadapi tantangan budaya kerja yang beracun. Laporan terbaru menunjukkan meningkatnya keluhan tentang lingkungan kerja yang tidak sehat. Ini berdampak pada produktivitas dan kesejahteraan karyawan.

Data dari Gallup mengungkapkan bahwa 1 dari 5 karyawan merasa stres di tempat kerja setiap hari. Penelitian menunjukkan bahwa budaya kerja yang buruk dapat meningkatkan turnover dan absensi. Organisasi harus berfokus pada pelatihan kepemimpinan dan komunikasi untuk mengatasi masalah ini.

Melihat lebih dalam, budaya kerja yang beracun sering kali berakar dari kepemimpinan yang kurang efektif. Sikap atasan yang tidak mendukung dan kurangnya apresiasi memicu ketidakpuasan. Organisasi perlu mengadopsi pendekatan yang lebih manusiawi dan inklusif.

Menghadapi masalah ini, perusahaan harus bertindak cepat untuk menciptakan lingkungan kerja yang positif. Pertanyaannya adalah, apakah organisasi Anda siap untuk berubah? Investasi pada budaya kerja yang sehat tidak hanya menguntungkan karyawan, tetapi juga meningkatkan kinerja bisnis.

(Orbit dari berbagai sumber, 22 Agustus 2025)