DECEMBER 9, 2022
Internasional

Hamas Serahkan Jenazah Empat Sandera, Israel Bebaskan 596 Tahanan Palestina

image
Kelompok perlawanan Palestina di Gaza, Hamas (Foto: ANTARA)

ORBITINDONESIA.COM - Israel pada Kamis, 27 Februari 2025, membebaskan 596 warga Palestina yang ditahan di sejumlah penjara setelah kelompok perlawanan Palestina, Hamas, menyerahkan jenazah empat sandera Israel.

Pembebasan tahap ke-7 itu menjadi bagian dari perjanjian gencatan senjata dan pertukaran tawanan di Jalur Gaza antara Israel dan Hamas.

Kantor berita Palestina Wafa melaporkan 37 warga Palestina dibebaskan Israel di Ramallah, wilayah pendudukan Tepi Barat, dan lima lainnya di Yerusalem Timur.

Baca Juga: Hamas Bebaskan Tiga Sandera Israel di Tengah Gencatan Senjata Gaza

Seorang tahanan, yang diterima oleh Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina dalam keadaan koma, langsung dilarikan ke rumah sakit di Tepi Barat untuk menjalani perawatan.

Tahanan lainnya dibawa ke Jalur Gaza setelah dibebaskan, menurut Saleh Al Hams, seorang direktur Rumah Sakit Eropa Gaza di Khan Younis.

"Para tahanan dalam kondisi sangat kurus, beberapa bahkan tak bisa berjalan akibat pemukulan dan penyiksaan berat yang mereka alami," kata dia.

Baca Juga: Israel Langgar Gencatan Senjata Gaza, Hamas Tunda Pembebasan Sandera

Al Hams menambahkan bahwa sebagian besar tahanan menderita penyakit kulit dan satu orang dirawat inap akibat fibrosis paru.

Dia juga mengungkapkan bahwa di antara para tahanan yang dibebaskan, ada 15 tenaga medis yang sebelumnya ditangkap selama perang Israel di Gaza.

Menurut Hamas, 11 orang yang dibebaskan adalah tahanan dengan vonis seumur hidup atau jangka panjang, yang ditangkap sebelum 7 Oktober 2023, ketika perang meletus.

Baca Juga: Hamas Siap Serahkan Kendali Gaza kepada Otoritas Nasional Palestina

Kelompok itu juga mengatakan bahwa 97 tahanan seumur hidup atau jangka panjang dideportasi ke Mesir.

Halaman:

Berita Terkait