DECEMBER 9, 2022
Nusantara

World Water Forum ke-10 Bali Beri Masukan Penanganan Sungai yang Banyak Cabang Aliran di Kalimantan

image
Menteri ATR/Kepala BPN Agus Harimurti Yudhoyono memberikan paparan pada kegiatan World Water Forum (WWF) ke-10 di Gedung Bali Nusa Dua Conference Center (BNDCC), Bali, Rabu, 22 Mei 2024. (ANTARA/HO-Pemkot Banjarmasin)

ORBITINDONESIA.COM - Pertemuan World Water Forum (WWF) atau Forum Air Dunia ke-10 di Gedung Bali Nusa Dua Conference Center (BNDCC) memberikan masukan dan saran terkait penanganan sungai di Pulau Kalimantan, yang memiliki banyak cabang aliran sungai lintas provinsi dan kabupaten/kota.

Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina saat dikonfirmasi di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu, 22 Mei 2024 mengatakan, pertemuan forum air dunia yang dihadiri bersama kepala daerah se-Asia Pasifik di Bali tersebut turut membahas persoalan terkait dengan air dan limbah terutama aliran sungai yang melintasi antardaerah.

“WWF ke-10 ini memberikan masukan, yang utama agar seluruh kabupaten/kota maupun provinsi yang dilintasi satu sungai panjang agar berkolaborasi. Contohnya Kalimantan Selatan, ada Sungai Martapura yang melintasi berbagai kabupaten/kota, ada juga Sungai Mahakam di Kalimantan Timur, kemudian Sungai Barito di Kalimantan Tengah, lalu Sungai Kapuas di Kalimantan Barat,” ujar Ibnu Sina.

Baca Juga: Deklarasi Tingkat Menteri World Water Forum ke-10 Disahkan di Rapat yang Dipimpin Basuki Hadimuljono

Ibnu Sina menyebutkan, empat sungai panjang dan luas yang berada di Pulau Kalimantan itu menjadi salah satu perhatian, karena itu dia yang hadir sebagai salah satu perwakilan Pulau Kalimantan turut berdiskusi bertukar pendapat bersama kepala daerah se-Asia Pasifik.

“Sejak hari pertama kegiatan dibuka oleh Bapak Presiden Joko Widodo, sudah banyak rangkaian kegiatan. Setelah itu, kami kepala daerah se-Asia Pasifik saling bertukar informasi terkait dengan air," ucapnya.

Ibnu Sina menjelaskan, pada momen WWF ke-10 itu, pertemuan organisasi antar kepala daerah atau United Cities and Local Goverments (UCLG), yang merupakan organisasi internasional memayungi pemerintah kota baik lokal dan regional, memiliki tujuan untuk mewakili serta membela kepentingan pemerintah daerah seluruh dunia.

Baca Juga: Sub Satgas Cadangan TNI Siapkan Pengawalan Karya Wisata Delegasi World Water Forum ke-10 di Bali

Ia mengatakan pula, termasuk saran dan masukan bagi Kota Banjarmasin yang selama ini telah bekerja sama dengan Indah Water Consortium (IWK) Malaysia sejak 2022 terkait pengelolaan air limbah yang lebih berkualitas.

Dia menilai kegiatan WWF ke-10 Bali memberikan banyak masukan terhadap pengelolaan air di Kalimantan khususnya di Kalimantan Selatan yang memiliki Sungai Martapura atau lebih dikenal wilayah “Seribu Sungai” sehingga banyak teknis yang dapat dipelajari untuk diterapkan di daerahnya.

“Bapak Menteri Dalam Negeri, Menteri ATR/BPN, Menteri PUPR, meminta kami yang di daerah yang memiliki potensi sungai luas dan panjang, agar menjalin kerja sama lintas pemerintah daerah. Semua daerah harus bersatu khususnya wilayah yang dilintasi sungai besar,” tutur Ibnu Sina.

Baca Juga: Bali Kian Disorot Dunia Setelah Jadi Tuan Rumah World Water Forum: Belanja Langsung Capai Rp0,5 Triliun

Karenanya, dia berharap pertemuan WWF ke-10 Bali itu, menjadi momentum menjalin jejaring kerja sama antar pemerintah daerah terkait dengan air termasuk juga air limbah dan sanitasi karena pengelolaan air merupakan tanggung jawab bersama untuk melahirkan komitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***

Sumber: Antara

Berita Terkait