Mantan Atlet Basket yang Kini Melangkah di Runway Prancis
Kadang, jalan menuju kesuksesan tidak selalu berjalan linear dengan bidang yang pertama kali kita tekuni. Pengalaman yang diperoleh dari satu profesi justru dapat menjadi bekal untuk membuka peluang di bidang yang sama sekali berbeda. Kisah itulah yang tergambar dalam perjalanan Viknes Waren Mahaputra. Mantan atlet basket ini kini dikenal sebagai model asal Indonesia yang berhasil melangkah di panggung mode internasional, termasuk tampil di Prancis bersama rumah mode ternama.
Lahir di Bandar Lampung dan tumbuh besar di Yogyakarta, Viknes aktif sebagai atlet basket saat bersekolah di SMA Budi Mulia Dua Yogyakarta. Ia berkompetisi di ajang Honda Developmental Basketball League (DBL), salah satu kompetisi basket pelajar paling bergengsi di Indonesia. Pada tahun 2018, ia bahkan berhasil meraih penghargaan Most Valuable Player (MVP), sebuah pencapaian yang menunjukkan dedikasi dan kerja kerasnya sebagai atlet muda.
Namun, perjalanan hidup tidak selalu berjalan lurus. Setelah menorehkan prestasi di dunia olahraga, Viknes memilih menempuh jalur yang sama sekali berbeda. Ia memasuki industri modeling, dunia yang menuntut kemampuan baru, mulai dari teknik berjalan di atas runway, memahami karakter busana, hingga membangun profesionalisme di lingkungan yang sangat kompetitif.
Perubahan arah karier tersebut memang terbilang kontras. Namun, pengalaman sebagai atlet memberikan bekal yang tetap relevan ketika Viknes memasuki industri fashion. Disiplin menjalani latihan, menjaga kebugaran, bekerja di bawah tekanan, serta membangun kepercayaan diri merupakan kemampuan yang telah ditempa sejak ia aktif di dunia basket. Bekal itulah yang kemudian membantunya beradaptasi dengan tuntutan profesi sebagai model.
Kerja keras tersebut membuahkan hasil. Pada 2023, Viknes memulai debut internasionalnya di Milan Fashion Week. Dari sana, kariernya terus berkembang hingga dipercaya membawakan koleksi berbagai rumah mode ternama. Salah satu pencapaian yang paling menyita perhatian adalah ketika ia tampil dalam peragaan busana Jacquemus bertajuk Le Bonheur yang digelar di Pulau Corsica, Prancis. Kehadirannya di panggung tersebut menjadi simbol bahwa talenta Indonesia mampu bersaing di industri fashion global.
Bagi Viknes, perpindahan dari lapangan basket ke runway bukan sekadar berganti profesi. Ia harus mempelajari dunia yang sama sekali baru dan membuktikan kemampuannya di tengah persaingan industri mode internasional. Dari debut di Milan Fashion Week hingga dipercaya tampil untuk sejumlah rumah mode ternama, setiap langkah menunjukkan bahwa pencapaian tersebut diraih melalui proses, bukan jalan pintas.
Perjalanan itu sekaligus menunjukkan bahwa keberanian untuk mencoba hal baru dapat membuka peluang yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Dengan bekal disiplin yang dibangun sejak menjadi atlet dan kemauan untuk terus berkembang, Viknes berhasil membawa namanya hingga ke panggung mode dunia. Kisahnya menjadi pengingat bahwa talenta Indonesia mampu bersaing di tingkat internasional ketika dipadukan dengan kerja keras, konsistensi, dan kesiapan untuk terus belajar.