DECEMBER 9, 2022
Orbit Indonesia

Riset Ilmiah: Orang Ternyata Memilih Teman yang Baunya Sama Seperti Mereka

image
Ilustrasi kedekatan manusia

Ravreby dan tim penelitinya melakukan hal itu dengan menggunakan perangkat penginderaan kimia yang disebut hidung elektronik, bersama dengan kumpulan "penciuman" manusia untuk mendukung pengukurannya.

Karya mereka—diterbitkan di Science Advances—menemukan bahwa teman-teman yang “mengklik” ketika mereka pertama kali bertemu, memiliki bau yang lebih mirip daripada pasangan orang secara acak.

Ini menunjukkan bahwa hidung kita mungkin berperan dalam bagaimana kita tahu dengan siapa kita akan bergaul dengan baik.

Baca Juga: Deplu AS Setujui Penjualan Pertahanan Rudal Senilai 5 Miliar Dollar untuk UAE dan Arab Saudi

Untuk percobaan, para peneliti mengumpulkan 20 pasang teman sesama jenis, yang melaporkan mengklik selama pertemuan pertama mereka satu sama lain.

Selama tiga hari, para peserta tidak menggunakan sabun beraroma, bawang putih, dan apa pun yang dapat mengubah bau badan mereka. Masing-masing mengenakan kaus katun ke tempat tidur untuk menangkap aroma mereka.

Kemeja bau itu diserahkan ke hidung elektronik, yang menggunakan serangkaian sensor untuk mengukur perbedaan kimiawi dalam bau badan setiap anggota dari setiap pasangan.

Para peneliti menemukan bahwa dua orang yang saling klik ketika mereka bertemu memiliki aroma yang lebih mirip, dibandingkan dengan pasangan orang lain yang dipilih secara acak dalam penelitian ini.

Baca Juga: Israel Akan Habiskan 150 Juta Dollar AS untuk Pertahanan Laser Iron Beam, Setelah AS Ragu Membantu

Untuk membandingkan hidung elektronik dengan apa yang sebenarnya dideteksi manusia, tim pencium yang ditunjuk juga menguji kesamaan aroma.

Halaman:

Berita Terkait