Diresmikan oleh Pimpinan BURT, K3 Penting Dukung Kegiatan di DPR RI

Peragaan Implementasi Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau K3.

Peragaan Implementasi Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau K3.

Nasional

ORBITINDONESIA.COM – Sebuah video singkat menunjukkan suasana darurat di kawasan DPR RI, seperti adanya karyawan jatuh pingsan memerlukan pertolongan cepat, kebakaran, gangguan listrik, dan lainnya.

Semua gambaran di atas akhirnya bisa diatasi dengan cermat, terukur dan penuh dengan langkah prioritas keselamatan melalui sistem kepemimpinan terukur.

Hal ini menjadi ilustrasi menarik saat peresmian Implementasi Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau K3 di Kompleks Parlemen DPR RI, Jakarta, 21 September 2026.

Dengan peresmian ini, sekaligus menjadi tanda dimulainya Sosialisasi Implementasi K3 di seluruh lingkungan DPR RI, yang diresmikan oleh pimpinan Badan Urusan Rumah Tungga (BURT) DPR RI.

Alien Mus, Wakil Ketua BURT DPR RI mengatakan, “Bagi DPR RI, pedoman ini merupakan langkah penting dalam membangun lingkungan kerja yang aman, sehat, nyaman, dan produktif. K3 tidak semata-mata berkaitan dengan pencegahan kecelakaan atau perlindungan kesehatan pegawai, tetapi merupakan bagian dari tata kelola kelembagaan dan upaya memastikan seluruh pelaksanaan tugas dapat berlangsung secara optimal.”

Senada dengan Alien, Kepala Biro Umum/Ketua Tim Implementasi Program K3 Setjen DPR RI Waluyo mengatakan, “K3 menjadi prioritas karena akan mewujudkan lingkungan kerja yang aman, sehat, aman dan produktif.”

Waluyo sebagai Pimpinan Proyek K3 menambahkan, landasan hukum K3 sangat jelas, yakni Peraturan Pemerintah 50/2012, serta sesuai dengan standar internasional seperti ditetapkan oleh ILO.

“Melalui inovasi IMPRO K3, Sekretariat Jenderal DPR RI diharapkan memiliki sistem implementasi K3 yang terstandar, terkoordinasi, dan berorientasi pada pencegahan risiko (preventive approach), sehingga mampu meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja seluruh pegawai, memperkuat ketahanan organisasi (organizational resilience), meningkatkan produktivitas kerja, serta mendukung penyelenggaraan pelayanan kepada DPR RI secara aman, andal, dan berkualitas,” papar Waluyo.

Implementasi Program K3 memang menjadi bagian integral budaya kerja yang mesti dipahami dan dipahami semua pihak yang berada dalam komplek Parlemen, mulai dari anggota DPR, staf, hingga seluruh komponen yang mendukungnya dibawah Setjen DPR RI.

(Abriyanto) ***