Lewat Sentuhan Chef Profesional, UMKM Kuliner Menuju Naik Kelas

Kolase: Orbit Indonesia

Kolase: Orbit Indonesia

Program Berdampak

Di balik sepiring masakan yang tersaji di meja makan, ada cerita panjang tentang perjuangan. Ada ibu rumah tangga yang mulai menerima pesanan katering dari dapur sempit di rumahnya. Ada pekerja yang beralih menjadi penjual makanan demi memenuhi kebutuhan keluarga. Ada pula mimpi-mimpi sederhana yang ingin tumbuh melalui usaha kuliner.

Namun, tidak semua pelaku UMKM memiliki kesempatan belajar langsung dari para profesional. Padahal, sering kali yang mereka butuhkan bukan hanya tambahan modal, melainkan pengetahuan, pendampingan, dan seseorang yang bersedia membimbing langkah mereka.

Kesadaran itulah yang mempertemukan tiga profesional di dunia kuliner Kota Palembang. Berangkat dari aktivitas mereka yang sama-sama berkecimpung di dunia memasak, mereka menggagas sebuah gerakan bertajuk "Sentuhan Chef Profesional untuk UMKM."

Ketiganya adalah Chef Budi Santoso, Executive Chef Hotel Classie Palembang, Evi Asnawi, owner sekaligus Ketua Komunitas Arbys Baking Cooking Class, serta Chef Mansyur, Ketua PCPI. Mereka memiliki satu tujuan yang sama, yakni membantu pelaku UMKM kuliner agar mampu meningkatkan kualitas produk dan mengembangkan usahanya.

Bagi Evi Asnawi, gagasan tersebut lahir dari pengalaman panjang mendampingi pelaku usaha kecil. Sejak 2008, ia telah membina ratusan UMKM yang tergabung dalam Komunitas Arbys Baking Cooking Class. Tak hanya berasal dari Palembang, jaringan binaannya juga menjangkau Jambi, Bengkulu, Pangkal Pinang, Lampung, Medan, Jakarta, Bandung, Bali, hingga berbagai daerah di Sumatera Selatan. Selama hampir dua dekade mendampingi para pelaku usaha, Evi melihat satu kenyataan yang terus berulang. Banyak UMKM memiliki semangat luar biasa, tetapi masih membutuhkan arahan agar produknya mampu bersaing di tengah pasar yang semakin kompetitif.

Pandangan serupa juga dimiliki Chef Budi Santoso dan Chef Mansyur. Keduanya percaya bahwa keahlian seorang chef tidak semestinya hanya hadir di dapur hotel atau restoran, tetapi juga dapat menjadi bekal berharga bagi pelaku usaha kecil yang sedang berjuang membangun bisnisnya. Melalui program ini, para peserta tidak hanya diajarkan teknik memasak. Mereka juga dibimbing menyusun menu yang variatif, meningkatkan kualitas rasa, hingga memahami strategi agar produk kuliner mampu menarik pelanggan.

Sebagai langkah awal, program difokuskan pada pembinaan pelaku usaha catering masakan rumahan, baik yang baru akan memulai usaha maupun yang telah menjalankannya. Menurut para penggagas, bisnis kuliner memiliki peluang pasar yang besar dengan perputaran ekonomi yang cepat. Namun, peluang tersebut hanya dapat dimanfaatkan jika pelaku usaha terus berinovasi, terutama dalam menciptakan cita rasa yang konsisten dan berkualitas. Karena resep yang baik bukan hanya soal komposisi bahan. Di dalamnya terdapat pemahaman tentang kualitas, kreativitas, dan kemampuan membaca kebutuhan pasar. Bekal itulah yang ingin dibagikan kepada para pelaku UMKM.

Program "Sentuhan Chef Profesional untuk UMKM" diharapkan menjadi langkah awal dari gerakan yang lebih besar. Ketiga penggagas berharap kolaborasi bersama jaringan chef, Komunitas Arbys Baking Cooking Class, dan PCPI dapat menjangkau lebih banyak pelaku UMKM di berbagai daerah di Indonesia. Sebab, ketika ilmu dibagikan dan pengalaman diteruskan, manfaatnya tidak berhenti pada satu pelaku usaha saja. Ia dapat tumbuh menjadi peluang ekonomi baru, membuka lapangan kerja, dan pada akhirnya ikut menguatkan ketahanan UMKM yang menjadi salah satu tulang punggung perekonomian bangsa.