Herry Tjahjono: Ngambeknya Gibran Itu Mengerikan

Ilustrasi Wapres Gibran Rakabuming Raka.

Ilustrasi Wapres Gibran Rakabuming Raka.

Opini

Oleh Herry Tjahjono, kolumnis

ORBITINDONESIA.COM - Belakangan, sejak dikuyo-kuyo di MK dan tak satu pun partai koalisi membelanya–tidak juga Prabowo–Wapres muda ini "meradang", meski dengan gaya narasi datarnya.

Salah satu contoh yang terkait MBG. Dalam berbagai kesempatan ketika meninjau siswa keracunan, Gibran menunjukkan sikap dengan melontarkan narasi tajam.

"Ibu tidak salah", katanya kepada ibu seorang siswa korban. "Saya minta maaf".

Pada kesempatan lain, dia juga bersikap berbeda dan tegas dengan menjawab seorang warganet: "Siap pak. Menurut saya pribadi lebih baik mengoptimalkan fungsi kantin sekolah dan UMKM sekitar sekolah. Tentunya dengan pengawasan ketat dari pihak sekolah dan melibatkan orang tua murid. Sekali lagi saya minta maaf atas kejadian ini".

Dan yang terakhir adalah narasi "sikap perlawanannya" terhadap program yang dikampanyekannya dalam pilpres namun ternyata tak selaras dengan eksekusinya sekarang. Kepada seorang siswa korban, Gibran berkata tegas: "Besok sekolah ya, bawa bekal, 𝗠𝗕𝗚 𝗴𝗮𝗸 𝘂𝘀𝗮𝗵 𝗱𝗶𝗺𝗮𝗸𝗮𝗻!", kata Gibran kalem, datar, namun nadanya sangat tegas".

.......

Begitulah cara Gibran! Gibran 𝘯𝘨𝘢𝘮𝘣𝘦𝘬 karena harus berjuang sendiri saat dikuyo-kuyo. Dia seperti cuma dijadikan alat, jembatan, menuju kemenangan–namun setelahnya digeletakkan begitu saja.

Tapi pada saat yang sama dia tahu bahwa dia tak sendiri. Ada banyak rakyat akan mendukung sikap 𝘯𝘨𝘢𝘮𝘣𝘦𝘬𝘯𝘺𝘢.

Nampaknya Prabowo menangkap sinyal 𝘯𝘨𝘢𝘮𝘣𝘦𝘬𝘯𝘺𝘢 Gibran. Prabowo tidak merespons dengan kata-kata, tapi dengan kebijakan dan keputusan yang mengejutkan.

Maka......

Masuklah Anwar Usman (mantan Ketua MK), paman Gibran, sebagai anggota Wantimpres. Pun Rocky Gerung. Tak ketinggalan Syahganda Nainggolan yang sering dengan sangat keras mengkritik bahkan mengatakan Gibran tak pantas jadi Wapres.

Mereka memang penasihat presiden dan melapor ke presiden–tapi kini dalam satu gerbong dengan Gibran.

Kalian yang terlalu meremehkan Gibran akan selalu kecele. Dia punya prinsip dan nyali. 𝘕𝘨𝘢𝘮𝘣𝘦𝘬𝘯𝘺𝘢 saja begitu mengerikan !!!

(Kita tunggu keputusan MK aja ya) ***