AI: Senjata Ganda di Era Digital yang Menentukan

ORBITINDONESIA.COM – Di tengah gelombang teknologi AI yang semakin canggih, dunia menghadapi dilema: teknologi yang melindungi kini bisa juga menyerang.

Dunia digital telah berevolusi menjadi ekosistem global yang saling terhubung. Namun, perkembangan ini membawa ancaman siber yang lebih besar, dengan kerugian diprediksi mencapai 10,5 triliun dolar AS per tahun pada 2025.

AI memainkan peran ganda dalam keamanan siber. Di satu sisi, AI digunakan untuk serangan seperti deepfake phishing. Di sisi lain, AI juga memperkuat pertahanan dengan teknologi seperti Microsoft Security Copilot.

Paradoks ini mencerminkan perlombaan senjata digital yang intens. Sementara teknologi terus berkembang, manusia tetap menjadi titik lemah dengan 82 persen kebocoran data diakibatkan oleh kesalahan pengguna.

Kecepatan belajar menjadi kunci dalam keamanan digital masa depan. Bisakah manusia menyelaraskan langkah dengan teknologi yang diciptakannya? (Orbit dari berbagai sumber, 26 April 2026)