Fadli Zon Dijadwalkan Teken Sampul Peringatan 100 Tahun Jam Gadang Bersama Delegasi IMLF-4 dari 35 Negara
ORBITINDONESIA.COM – Menteri Kebudayaan RI sekaligus Ketua Umum PP Perkumpulan Filatelis Indonesia (PFI), Fadli Zon, dijadwalkan menandatangani Sampul Peringatan 100 Tahun Jam Gadang dalam acara welcome dinner International Minangkabau Literacy Festival ke-4 (IMLF-4), Selasa malam, 3 Juni 2026. Kegiatan ini akan berlangsung di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi.
Penandatanganan tersebut akan disaksikan langsung oleh sekitar 240 delegasi dari 35 negara yang hadir dalam IMLF-4.
Sekretaris IMLF-4, Armaidi Tanjung, menyampaikan hal itu dalam rapat persiapan yang digelar di Sekretariat IMLF-4, Jalan Cindua Mato No. 13, Lapai, Padang, Jumat, 24 April 2026. Rapat dipimpin Wakil Ketua IMLF-4 Soni Drestiana dan dihadiri Ketua IMLF-4 Sastri Bakry beserta jajaran panitia.
“Panitia telah mengirimkan surat permohonan kesediaan kepada Bapak Fadli Zon melalui Sekjen PP PFI Mahpudi. Sampul peringatan ini juga telah memperoleh nomor registrasi resmi dari PP PFI atas rekomendasi PD PFI Sumatra Barat,” ujar Armaidi, yang juga Penasihat PD PFI Sumbar.
Ia menegaskan, penerbitan Sampul Peringatan 100 Tahun Jam Gadang memiliki nilai historis yang tinggi. “Momentum satu abad Jam Gadang adalah peristiwa penting. Penandatanganan oleh Menteri Kebudayaan di hadapan delegasi internasional akan meningkatkan nilai filatelisnya di masa mendatang,” katanya.
Rangkaian kegiatan akan berlanjut pada Rabu, 4 Juni 2026. Fadli Zon bersama para pejabat dan delegasi dijadwalkan melakukan penanaman 100 bibit pohon endemik di kawasan wisata Tabiang Barasok, Bukittinggi. Kegiatan ini menjadi simbol komitmen keberlanjutan untuk satu abad ke depan.
Sementara itu, Wakil Ketua IMLF-4 Bidang Hubungan Luar Negeri Soni Drestiana menyebutkan, hingga saat ini delegasi yang terkonfirmasi berasal dari 35 negara, di antaranya Australia, Bangladesh, Brunei Darussalam, Bulgaria, Tiongkok, Kolombia, Kosta Rika, Mesir, Inggris, Jerman, India, Iran, Italia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Meksiko, Nepal, Belanda, Palestina, Puerto Riko, Rumania, Rusia, Singapura, Spanyol, Swiss, Thailand, Tunisia, Amerika Serikat, Uzbekistan, dan Vietnam.
“Target awal kami 30 negara. Namun Wali Kota Bukittinggi berharap jumlah tersebut bisa meningkat menjadi 40 negara. Dengan koordinasi bersama Kementerian Luar Negeri, kami optimistis target itu tercapai,” ujar Soni.
Secara terpisah, Ketua PD PFI Sumatera Barat, Ir. Amli Kamal, menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, momen penandatanganan oleh Ketua Umum PP PFI merupakan peristiwa penting dalam dunia filateli.
“Ketika IMLF-4 mengajukan rencana penerbitan sampul peringatan ini, kami langsung memfasilitasi. Kami yakin, sampul dan benda pos terkait IMLF-4 akan menjadi koleksi filateli bernilai tinggi di masa depan,” ujarnya.
IMLF-4 mengangkat tema “Literasi untuk Peradaban” dan akan berlangsung pada 3–6 Juni 2026 di Bukittinggi. ***