Solusi Finansial untuk Krisis Uang Tunai USPS
ORBITINDONESIA.COM – USPS diambang krisis, bisa kehabisan uang dalam setahun tanpa campur tangan Kongres. Postmaster General David Steiner mengingatkan kemungkinan tidak bisa membayar pegawai dan vendor pada Februari 2027.
USPS, agensi independen yang bergantung pada pendapatan prangko, menghadapi batas pinjaman $15 miliar sejak 1990. Beban sebagai agensi pemerintah tanpa keuntungan dari anggaran federal memperparah situasi.
USPS mencatat kerugian bersih $9 miliar pada 2025 meskipun pendapatan operasi meningkat. Menaikkan batas pinjaman dan harga prangko bisa menjadi solusi sementara. Namun, kebutuhan reformasi mendalam seperti perubahan dalam kewajiban pensiun dan kesehatan tetap mendesak.
Steiner menyoroti bahwa pembatasan regulasi justru seperti 'lemparan jangkar'. Diperlukan perubahan kebijakan agar USPS bisa beroperasi lebih fleksibel dan mandiri secara finansial.
Situasi ini menuntut perhatian serius dari Kongres. Apakah reformasi yang lebih mendasar akan diambil untuk menyelamatkan USPS dari krisis yang lebih besar?
(Orbit dari berbagai sumber, 31 Maret 2026)