Harga Platinum Melonjak: Investasi Cerdas atau Risiko Besar?
ORBITINDONESIA.COM – Pada tanggal 6 Maret 2026, harga platinum mencapai $2,135.51 per ounce, peningkatan signifikan lebih dari $1,100 dalam setahun terakhir.
Peningkatan harga platinum yang mencolok ini menjadi sorotan utama di tengah ketidakpastian ekonomi global. Sebagai logam mulia, platinum kerap dipilih sebagai pelindung nilai terhadap inflasi dan ketidakstabilan mata uang.
Selama setahun terakhir, harga platinum naik lebih dari 77%, tertinggi sejak krisis ekonomi 2008. Faktor utama peningkatan ini adalah kendala pasokan dari Afrika Selatan dan permintaan investor yang meningkat. Harga platinum kini menjadi cerminan dari tekanan inflasi yang terus meningkat.
Dalam dunia investasi, platinum dianggap sebagai pilihan yang lebih volatil dibandingkan emas. Namun, bagi investor yang mencari diversifikasi, platinum menawarkan peluang unik, terutama di sektor industri otomotif dan energi hijau.
Kenaikan harga platinum ini menantang investor untuk mempertimbangkan alokasi portofolio mereka dengan bijak. Dengan mempertahankan logam mulia di bawah 15% dari total investasi, investor dapat meminimalkan risiko sambil memanfaatkan keuntungan potensial. Pertanyaannya adalah, apakah Anda siap mengambil risiko untuk potensi keuntungan besar ini?
(Orbit dari berbagai sumber, 30 Maret 2026)