Siap Layani Jutaan Pemudik, BSI Dirikan 8 Posko di Jalur Jawa–Sumatra: dari Cek Kesehatan hingga Transaksi Digital

ORBITINDONESIA.COM — Menyambut gelombang besar arus mudik Lebaran 2026, Bank Syariah Indonesia (BSI) menghadirkan delapan Posko Mudik di jalur padat Jawa dan Sumatra. Posko ini disiapkan sebagai titik singgah strategis bagi para pemudik, dengan berbagai layanan mulai dari kesehatan hingga kemudahan transaksi keuangan berbasis digital.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen BSI dalam mendukung kelancaran perjalanan masyarakat yang setiap tahunnya melibatkan mobilitas dalam skala besar. Pemerintah bahkan memperkirakan jumlah pemudik tahun ini dapat menembus angka lebih dari 190 juta orang, menjadikan musim mudik sebagai pergerakan manusia terbesar di Indonesia.

Kehadiran Posko Mudik BSI juga merupakan hasil kolaborasi dalam program Mudik Gratis Bersama BUMN 2026, yang melibatkan berbagai perusahaan BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia dan BP BUMN.

Delapan posko tersebut ditempatkan di titik-titik dengan arus pemudik tinggi, yakni Terminal Pulo Gebang, Stasiun Pasar Senen, Stasiun Gambir, Pelabuhan Merak, Pelabuhan Ketapang, serta sejumlah rest area dan masjid strategis seperti Masjid BSI di Bakauheni, Cipali, dan Cipularang.

Di setiap lokasi, pemudik dapat memanfaatkan berbagai fasilitas yang dirancang untuk menjaga kondisi fisik selama perjalanan. Mulai dari layanan cek kesehatan gratis, pijat relaksasi untuk mengurangi kelelahan, hingga pembagian takjil menjelang waktu berbuka puasa.

Tak hanya itu, BSI juga menghadirkan layanan keuangan yang memudahkan aktivitas masyarakat di perjalanan. Mulai dari penukaran uang baru, pembukaan rekening, hingga aktivasi layanan digital melalui aplikasi BYOND by BSI. Fasilitas kids corner juga disediakan untuk memberikan ruang bermain bagi anak-anak selama waktu istirahat.

Khusus di rest area Cipali dan Cipularang, pemudik juga dapat memanfaatkan fasilitas dispenser air gratis dengan membawa tumbler sendiri, sebagai bagian dari upaya menjaga kenyamanan sekaligus mendorong gaya hidup ramah lingkungan.

Direktur Retail Banking BSI, Kemas Erwan Husainy, menegaskan bahwa kehadiran Posko Mudik ini merupakan bentuk layanan nyata perusahaan kepada masyarakat, terutama pada momen penting seperti Idulfitri.

Menurutnya, BSI ingin memastikan para pemudik dapat beristirahat dengan nyaman dan melanjutkan perjalanan dengan kondisi yang lebih aman, baik di jalur darat maupun di titik transportasi lainnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk mulai beralih ke transaksi non-tunai selama periode libur Lebaran. Selain lebih praktis, transaksi digital dinilai lebih aman dan dapat meminimalkan risiko kejahatan, terutama di tengah keramaian arus mudik.

Di sisi lain, masyarakat juga diingatkan untuk tetap waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan perbankan, serta selalu memastikan informasi yang diterima berasal dari kanal resmi BSI.

Selain menghadirkan layanan di Posko Mudik, BSI juga menawarkan berbagai promo menarik selama Ramadan dan Idulfitri. Mulai dari potongan harga hingga 50 persen, cicilan 0 persen hingga 24 bulan menggunakan BSI Hasanah Card, hingga program cashback melalui aplikasi BYOND by BSI.

Dengan berbagai inisiatif ini, BSI tidak hanya hadir sebagai institusi keuangan, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem pelayanan publik yang mendukung kenyamanan dan keselamatan masyarakat selama perjalanan mudik.

Di tengah panjangnya perjalanan dan padatnya arus lalu lintas, kehadiran posko seperti ini menjadi pengingat sederhana: bahwa perjalanan pulang tidak harus melelahkan, jika ada ruang untuk berhenti, beristirahat, dan melanjutkan perjalanan dengan lebih tenang.***