Tragedi Longsor Cisarua: Upaya Pencarian dan Harapan Keluarga

ORBITINDONESIA.COM – Di tengah kepedihan dan harapan, 74 korban longsor di Cisarua telah ditemukan, menyisakan enam jiwa yang masih dalam pencarian.

Tanah longsor yang menghantam Kampung Pasir Kuning, Pasir Kuda, dan Kampung Babakan di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, telah menelan korban jiwa dalam jumlah besar. Hingga saat ini, tim SAR terus berupaya menemukan sisa korban di antara puing-puing bencana.

Fenomena tanah longsor di Indonesia sering kali dipicu oleh curah hujan tinggi dan penggundulan hutan. Data menunjukkan bahwa daerah dengan topografi curam dan minim vegetasi lebih rentan terhadap bencana ini. Upaya mitigasi bencana dan penanganan cepat sangat diperlukan untuk mengurangi dampak buruk yang terjadi.

Bencana ini seharusnya menjadi cermin bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Penanaman pohon dan pengelolaan tanah yang baik dapat meminimalisir risiko longsor. Selain itu, pemerintah perlu meningkatkan kapasitas respons bencana melalui pelatihan dan pengadaan peralatan yang memadai.

Pencarian dan identifikasi korban terus dilakukan dengan harapan semua korban dapat ditemukan. Tragedi ini mengingatkan kita akan pentingnya kesiapsiagaan dan tanggung jawab bersama dalam menjaga alam. Apakah kita siap untuk bertindak sebelum bencana berikutnya datang?

(Orbit dari berbagai sumber, 4 Februari 2026)