Menteri Kebudayaan Mesir: Buku-buku Karya Penulis Anggota BRICS Diterjemahkan ke Bahasa Arab
ORBITINDONESIA.COM - Delegasi Sastra BRICS dari Rusia, Indonesia dan Mesir berjumpa dengan Menteri Kebudayaan Mesir, Dr. Ahmed Fouad Hanno, di kantor resmi kementrian kebudayaan, 25 Januari 2026 .
Perbincangan hangat dan penuh kekeluargaan itu sangat berarti karena memberikan kontribusi penting untuk perkembangan Sastra BRICS di masa datang.
Hanno menyampaikan rasa maaf karena tak sempat hadir pada acara anugrah Sastra BRICS yang diselenggarakan sehari sebelumnya di area Cairo Book Fair.
Ia juga berterima kasih kepada panitia BRICS atas penganugerahan penghargaan sastra BRICS pertama kepada penulis Mesir Salwa Bakr, dan berharap di masa depan, buku-buku karya penulis anggota BRICS terutama pemenang Sastra BRICS bisa diterjemahkan ke dalam bahasa Arab untuk dipamerkan di pameran buku internasional di Kairo.
Hanno yang baru saja dilantik Desember lalu, berperan penting dalam mendokumentasikan dan melindungi warisan budaya Mesir.
Kementerian ini berfokus pada promosi dan pemeliharaan budaya Mesir, termasuk identitas budaya sehari-hari dan praktik sosial serta pengembangan Sastra budaya dan kerjasama.
Jaringan Sastra BRICS dan Kementerian Kebudayaan Mesir bisa bekerja sama dalam beberapa bidang seperti penerjemahan karya sastra dari negara-negara BRICS ke dalam bahasa Arab, sehingga dapat memperluas jangkauan pembaca di Mesir dan negara-negara Arab lainnya.
Mengikuti Pameran buku internasional yang menampilkan karya sastra dari negara-negara BRICS.
Kementerian Kebudayaan Mesir mengadakan program residensi penulis, di mana penulis dari negara-negara BRICS dapat tinggal dan bekerja di Mesir untuk mengembangkan karya sastra mereka.
Jaringan Sastra BRICS bisa bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan Mesir untuk mengadakan workshop dan seminar sastra, yang membahas topik-topik seperti penulisan kreatif, penerjemahan, kritik sastra dan film dokumenter.
Dengan kerja sama ini, Sastra BRICS dan Kementerian Kebudayaan Mesir dapat mempromosikan sastra dan budaya dari negara-negara BRICS, serta memperkuat hubungan budaya antara Mesir dan negara-negara BRICS lainnya.
Aleksander Ostroverkh, Direktur eksekutif Penghargaan BRICS dan Vadim Terekhin Direktur Eksekutif Jaringan Sastra BRICS dari Rusia, Sastri Bakry, koordinator Jaringan Sastra BRICS Indonesia dan Doha Mostafa Ketua Panitia Penghargaan Sastra dari Mesir sangat mengapresiasi pertemuan ini.
Selain menyampaikan para pemenang Sastra BRICS pertama Salwa Bakr, Mesir untuk hadiah utama; dan Denny JA, untuk Sastra Inovatif, juga membahas kemungkinan kerja sama program ke depan
Pertemuan hangat ini diakhiri dengan pemberian kenang- kenangan dari Hanno kepada seluruh delegasi yang diabadikan dengan foto bersama dalam momen bersejarah itu.***