UNAIR Sosialisasi Abate: Cegah DBD di Dusun Ketintang

ORBITINDONESIA.COM – Di tengah ancaman demam berdarah yang kian mengintai, mahasiswa Universitas Airlangga hadir membawa solusi nyata bagi warga Dusun Ketintang.

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi ancaman serius di banyak daerah di Indonesia, termasuk Dusun Ketintang, Mojokerto. Curah hujan yang tinggi menciptakan genangan air, tempat ideal bagi nyamuk Aedes aegypti berkembang biak. Peningkatan kasus DBD menuntut tindakan pencegahan efektif dan edukasi masyarakat.

Mahasiswa BBK 7 UNAIR merespons isu ini dengan program sosialisasi dan distribusi bubuk abate. Abate terbukti efektif membunuh larva nyamuk di tempat penampungan air, mencegah penyebaran DBD yang lebih luas. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada distribusi, tetapi juga edukasi tentang penggunaan abate yang aman. Hal ini sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 3 dan 6, menekankan kesehatan dan sanitasi lingkungan.

Fasya Agna Fannanda, penanggung jawab kegiatan, menegaskan pentingnya tindakan preventif dalam mengatasi DBD. Dia menyoroti peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah penting lainnya. Pendekatan ini tidak hanya bertujuan mengurangi ketergantungan pada fogging, tetapi juga memperkuat kesadaran kolektif akan kesehatan lingkungan.

Inisiatif mahasiswa UNAIR diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam memerangi DBD. Namun, pertanyaan yang tersisa adalah bagaimana menjaga kesinambungan program ini agar dampaknya tetap bertahan lama? Pendidikan dan partisipasi masyarakat menjadi kunci, menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman untuk semua.

(Orbit dari berbagai sumber, 26 Januari 2026)