Mengungkap Film Wildwood (2026): Ketika Animasi Berani Gelap dan Menantang Imajinasi Anak–Dewasa
ORBITINDONESIA.COM - Di tengah dominasi animasi digital yang aman dan ramah pasar, Wildwood justru tampil sebagai pernyataan keras dari studio LAIKA: animasi tidak harus jinak.
Diadaptasi dari novel fantasi karya Colin Meloy, film stop-motion ini dijadwalkan rilis pada 2026 dan langsung memancing rasa penasaran karena nuansanya yang jauh dari kata “imut”.
Poster Welcome to Wildwood sendiri sudah terasa ambigu—indah, magis, tapi juga menyimpan ancaman. Ini adalah dunia yang tampak ramah, namun jelas tidak aman.
Ceritanya mengikuti Prue McKeel, seorang gadis muda yang nekat memasuki hutan terlarang bernama Wildwood demi menyelamatkan adik bayinya yang diculik kawanan burung gagak.
Tapi Wildwood bukan negeri dongeng biasa: ia adalah wilayah dengan hukum sendiri, makhluk-makhluk ganjil, konflik politik, dan kekerasan yang tidak disederhanakan.
Film ini menolak memperlakukan penontonnya sebagai anak kecil—ia berbicara tentang kehilangan, keberanian, kekuasaan, dan ketakutan dengan cara yang jujur dan terkadang gelap.
Yang membuat Wildwood terasa provokatif adalah ambisinya. Disutradarai oleh Travis Knight (Kubo and the Two Strings), film ini disebut sebagai proyek paling kompleks LAIKA, dengan skala dunia dan jumlah karakter yang jauh lebih besar dari karya mereka sebelumnya.
Ditambah deretan pengisi suara kelas atas seperti Carey Mulligan, Mahershala Ali, Angela Bassett, hingga Jacob Tremblay, Wildwood jelas tidak sekadar ingin jadi tontonan keluarga—ia ingin diingat sebagai karya fantasi serius.
Pertanyaannya kini bukan apakah Wildwood akan indah secara visual—itu hampir pasti—melainkan: apakah penonton siap dengan animasi yang tidak memanjakan? Di saat industri lebih memilih aman dan nostalgia, Wildwood datang sebagai tantangan: sebuah dongeng modern yang berani gelap, politis, dan emosional.
Jika berhasil, film ini bisa menjadi penanda bahwa animasi kembali menjadi medium bercerita yang berani. Jika gagal, ia tetap akan dikenang sebagai usaha langka untuk melawan arus.
(Sumber: Moviezy)***