China dan Tantangan Ketergantungan Ekspor, Bagaimana Masa Depannya?

ORBITINDONESIA.COM – China mencatat surplus perdagangan terbesar dalam sejarah, namun apakah ini pertanda stabilitas atau ancaman bagi pertumbuhan ekonomi mereka?

Perekonomian China menghadapi tantangan serius dengan ketergantungan yang meningkat pada ekspor, terutama di tengah ketidakpastian kebijakan tarif AS dan penurunan pasar properti domestik.

Menurut Alicia Garcia-Herrero dari Natixis, meskipun ekspor meningkat, penurunan harga untuk menjaga volume justru melemahkan keuntungan dan pertumbuhan jangka panjang. Data terbaru menunjukkan penurunan harga properti dan investasi yang signifikan, menggarisbawahi krisis di sektor real estat yang dulu menyumbang seperempat dari ekonomi China.

Dengan tantangan eksternal yang meningkat seperti ketegangan perdagangan global, China harus mencari cara untuk mendorong pertumbuhan domestik sambil mengendalikan utang yang meningkat. Kebijakan stimulus harus seimbang agar tidak mengulangi ketergantungan pada ekspor.

China berada di persimpangan jalan antara memanfaatkan keunggulan ekspor dan memperkuat pasar domestik. Apakah langkah selanjutnya akan membawa stabilitas jangka panjang atau justru menambah kerentanan? Kebijakan yang tepat akan sangat menentukan masa depan ekonomi terbesar kedua di dunia ini.

(Orbit dari berbagai sumber, 21 Januari 2026)