Perbedaan Budaya Kerja India dan Jepang yang Viral
ORBITINDONESIA.COM – Seorang wanita India yang bekerja di Jepang menjadi viral setelah mengungkap perbedaan signifikan budaya kerja antara kedua negara.
Wanita tersebut, lulusan IIT Hyderabad, berbagi pengalamannya tentang keseimbangan kerja-hidup di Jepang dan biaya hidup di Tokyo. Dalam video Instagram yang viral itu, ia menyebutkan bahwa di Jepang, ia bisa mematikan laptopnya setelah jam kerja, berbeda dengan teman-temannya di India yang sering bekerja pada jam-jam aneh.
Gaya hidup kerja di Jepang memang terkenal dengan disiplin dan batasan yang jelas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Menurut data, banyak perusahaan Jepang mendorong karyawan untuk pulang tepat waktu. Biaya hidup di Tokyo juga menjadi perhatian, karena meskipun wanita ini menyebutkan angka 1,5 lakh rupee per bulan, banyak pengguna media sosial yang meragukan kecukupannya untuk jangka panjang.
Pandangan realistis dari wanita ini memberi kita gambaran bahwa berbagi akomodasi bisa mengurangi beban biaya. Namun, pendapatan lulusan baru di Jepang sering kali tidak cukup untuk menutupi semua pengeluaran, apalagi dengan inflasi harga yang meningkat setiap beberapa bulan. Ini menunjukkan pentingnya perencanaan keuangan yang cermat bagi pekerja asing di Jepang.
Penting bagi para pekerja internasional untuk mempertimbangkan perbedaan budaya kerja saat merencanakan karier di luar negeri. Apakah kenyamanan keseimbangan kerja-hidup di Jepang sepadan dengan biaya hidup yang tinggi? Pertanyaan ini tetap terbuka untuk dipertimbangkan lebih lanjut oleh para profesional muda.
(Orbit dari berbagai sumber, 19 Januari 2026)