Evaluasi Kinerja BUMN: Tantiem Tinggi, Hasil Memprihatinkan

ORBITINDONESIA.COM – Di tengah sorotan publik, Presiden Prabowo Subianto dan DPR menyoroti tantiem tinggi direksi BUMN yang tidak sebanding dengan kinerja.

Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, mendesak evaluasi kinerja BUMN. BUMN sering kali merugi meskipun direksinya menerima tantiem besar. Ini memicu kritik dan tuntutan reformasi tata kelola.

Data menunjukkan banyak BUMN mengalami kerugian meski direksinya menerima tantiem yang tinggi. Andre Rosiade menyebutkan bahwa beberapa direksi menerima hingga Rp 30 miliar. Presiden Prabowo menugaskan Danantara untuk mengatasi isu ini, menyoroti pentingnya tata kelola yang lebih baik.

Terdapat perdebatan mengenai apakah penghasilan tinggi direksi sebanding dengan tanggung jawab mereka. Beberapa berpendapat bahwa reformasi diperlukan untuk memastikan bahwa kinerja BUMN sejalan dengan manfaat yang diterima para direksi.

Dengan tekanan dari pemerintah dan publik, BUMN diharapkan meningkatkan kinerja mereka. Apakah evaluasi dan reformasi ini akan efektif atau hanya sekadar wacana? Pertanyaan ini harus dijawab oleh tindakan nyata dan hasil yang konkrit.