Mengatasi Seasonal Affective Disorder: Strategi Efektif untuk Kesehatan Mental
ORBITINDONESIA.COM – Saat musim berganti, kesehatan mental kita juga bisa terpengaruh. Paparan cahaya alami yang berkurang dapat mengganggu tidur dan aktivitas fisik, serta memicu gangguan afektif musiman.
Musim gugur dan dingin sering kali menghadirkan tantangan bagi kesehatan mental. Jam siang yang lebih pendek dan suhu yang menurun dapat memicu gejala Seasonal Affective Disorder (SAD). SAD merupakan pola episode depresi yang terjadi pada waktu tertentu setiap tahun.
Menurut National Institute of Mental Health, sekitar 5% orang dewasa di AS mengalami SAD. Fenomena ini lebih sering terjadi di daerah yang memiliki musim dingin panjang dan sedikit sinar matahari. Pengobatan seperti terapi cahaya telah terbukti efektif dalam menangani gejala SAD.
Mengelola SAD memerlukan pendekatan holistik. Paparan sinar matahari, menjaga rutinitas, dan tetap terhubung sosial adalah langkah-langkah penting. Dalam dunia modern yang semakin terisolasi, menjaga kesehatan mental harus menjadi prioritas utama.
Menangani SAD adalah perjalanan berkelanjutan yang membutuhkan kesadaran dan tindakan proaktif. Dengan pendekatan yang tepat, kita dapat menjalani musim dingin dengan lebih baik. Apakah kita siap untuk menjadikan kesehatan mental sebagai fokus utama di tengah perubahan musim?
(Orbit dari berbagai sumber, 11 Januari 2026)