BYD Ungguli Tesla di Pasar Kendaraan Listrik Global 2025

ORBITINDONESIA.COM – BYD, pabrikan otomotif asal China, berhasil menggeser Tesla sebagai pemimpin pasar kendaraan listrik dunia di tahun 2025, mencatatkan penjualan 2,26 juta unit.

Penurunan penjualan Tesla disebabkan oleh berakhirnya insentif pajak kendaraan listrik di AS dan dukungan politik CEO Elon Musk yang kontroversial. Sementara itu, BYD memanfaatkan momentum dengan mencatatkan rekor penjualan di pasar kendaraan energi baru terbesar dunia, Tiongkok.

Penghentian insentif pajak sebesar US$ 7.500 di AS mempengaruhi penjualan Tesla. Selain itu, persaingan dari BYD dan produsen Tiongkok lainnya menggambarkan persaingan ketat di industri. Data menunjukkan penurunan Tesla lebih dari 8 persen dibandingkan 2024, sementara BYD terus berkembang di pasar global.

Keberhasilan BYD menyoroti bagaimana strategi diversifikasi dan ekspansi internasional dapat mengatasi tantangan domestik. Meski menghadapi tarif tinggi di AS, BYD mampu memanfaatkan peluang di Asia Tenggara, Timur Tengah, dan Eropa, menunjukkan fleksibilitas yang menguntungkan di pasar global.

Fenomena ini menandai pergeseran signifikan dalam dinamika pasar kendaraan listrik global. Apakah Tesla dapat kembali memimpin dengan strategi baru, atau akankah dominasi BYD terus berlanjut? Waktu yang akan menjawab, sementara konsumen global terus menyaksikan perubahan ini.

(Orbit dari berbagai sumber, 4 Januari 2026)