OTT KPK Bupati Bekasi: Krisis Integritas dan Dampaknya
ORBITINDONESIA.COM – Bupati Bekasi, Ade Kuswara, terjerat kasus korupsi, mengundang perhatian pada krisis integritas di jajaran pemerintahan daerah.
Ade Kuswara, Bupati Kabupaten Bekasi, baru-baru ini ditangkap oleh KPK dalam operasi tangkap tangan terkait dugaan suap proyek. Kasus ini menambah daftar panjang korupsi di Indonesia, yang melibatkan pejabat publik dalam penyalahgunaan wewenang untuk keuntungan pribadi. Ade, bersama ayahnya HM Kunang dan seorang pengusaha bernama Sarjan, diduga menerima suap sebesar Rp14,2 miliar.
Fenomena korupsi di tingkat daerah sering kali terkait dengan lemahnya sistem pengawasan dan akuntabilitas. Dalam kasus Ade Kuswara, modus operandi meliputi penerimaan suap melalui perantara untuk mendapatkan proyek pemerintah. Ini mencerminkan bagaimana praktik korupsi menjadi endemik dalam birokrasi dan menghambat pembangunan daerah.
Kasus Bupati Bekasi ini menantang kita untuk merenungkan efektivitas upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Meski KPK telah melakukan berbagai tindakan, kasus seperti ini menunjukkan bahwa korupsi masih merajalela. Ada kebutuhan mendesak untuk reformasi sistemik dan peningkatan kesadaran publik terhadap bahaya korupsi.
Penangkapan Ade Kuswara menjadi pengingat akan pentingnya integritas dan transparansi dalam pemerintahan. Masyarakat diharapkan lebih aktif dalam mengawasi kinerja pejabat publik. Pertanyaannya, apakah kita siap untuk mendukung upaya ini demi masa depan yang lebih bersih dan adil?
(Orbit dari berbagai sumber, 23 Desember 2025)