Manajemen Keuangan Mahasiswa: Pelajaran dari Pengalaman Pribadi

ORBITINDONESIA.COM – Di tengah kesibukan kuliah, saya tidak pernah mengalami saldo bank negatif.

Banyak mahasiswa di Indonesia menghadapi tantangan keuangan selama masa studi mereka. Beberapa bergantung pada pekerjaan paruh waktu, sementara yang lain mengandalkan bantuan dari keluarga. Manajemen keuangan yang efektif menjadi keterampilan penting yang sering diabaikan.

Meskipun bekerja di beberapa pekerjaan sampingan, seperti menjadi resepsionis di departemen antropologi dan menulis untuk koran mahasiswa, pendapatan saya tidak seberapa. Data dari BPS menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan mahasiswa dari pekerjaan paruh waktu tidak mencukupi untuk menutupi semua pengeluaran mereka. Namun, dengan perencanaan yang cermat, pengelolaan keuangan bisa lebih mudah.

Menjadi mahasiswa dengan keuangan yang terbatas mengajarkan saya nilai dari setiap rupiah yang dihasilkan. Saya belajar untuk memprioritaskan pengeluaran dan menabung untuk masa depan. Pendekatan ini tidak hanya relevan bagi mahasiswa, tetapi juga bagi siapa pun yang ingin mengelola keuangan mereka dengan lebih baik.

Pengalaman pribadi saya menunjukkan bahwa dengan pengelolaan keuangan yang baik, tantangan finansial bisa diatasi. Pertanyaannya sekarang adalah, bagaimana kita bisa membantu lebih banyak mahasiswa untuk mempelajari keterampilan ini? Mungkin sudah saatnya institusi pendidikan menawarkan kursus manajemen keuangan sebagai bagian dari kurikulum mereka.

(Orbit dari berbagai sumber, 5 November 2025)