Debat Kerja Panjang Bollywood: Antara Seni dan Kemanusiaan
ORBITINDONESIA.COM – Ketika Deepika Padukone menyoroti jam kerja panjang di Bollywood, ia membuka diskusi penting tentang budaya kerja dan bias gender.
Deepika Padukone memicu debat publik setelah mengkritik jam kerja 12 jam di Bollywood, menunjukkan beban fisik dan emosional yang dihadapi pekerja film, terutama perempuan.
Sejumlah aktor dan produser memberikan pandangan berbeda. Veteran Himani Shivpuri menyoroti kurangnya perubahan struktural, sementara produser Prerna Arora menganggap jam kerja fleksibel sebagai pilihan pribadi.
Di satu sisi, ada tuntutan terhadap keseimbangan kerja-hidup yang lebih baik. Di sisi lain, produser menekankan kebutuhan fleksibilitas untuk mengatasi ketidakpastian produksi film.
Diskusi ini menyoroti kebutuhan akan perubahan budaya kerja di industri hiburan. Apakah Bollywood siap untuk mengadopsi pendekatan yang lebih manusiawi?
(Orbit dari berbagai sumber, 5 November 2025)