Merger L1 Group dan Platinum: Upaya Stabilisasi Dana dan Pertumbuhan

ORBITINDONESIA.COM – Merger antara L1 Capital dan Platinum Asset Management pada Oktober 2025 telah melahirkan L1 Group, sebuah entitas baru yang berambisi menstabilkan dana kelolaannya dalam 18 bulan ke depan.

Platinum Asset Management telah mengalami penurunan dana kelolaan secara signifikan, dari $15,1 miliar pada awal 2024 menjadi $7,5 miliar pada September 2025. Penurunan ini disebabkan oleh penarikan dana berkelanjutan dan pembatalan mandat investasi, memaksa Platinum mencari strategi baru untuk pemulihan.

Merger ini diharapkan mendatangkan sinergi sebesar $20 juta dan penghematan tambahan senilai $10–$15 juta untuk Platinum. L1 Group berencana meluncurkan produk baru seperti L1 Capital Global Long Short Fund dan memperluas kehadirannya di Amerika Utara dan EMEA, menunjukkan fokus pada diversifikasi dan pertumbuhan.

Langkah strategis L1 Group bisa menjadi angin segar bagi Platinum, namun tantangan tetap ada. Keberhasilan transformasi ini tidak hanya bergantung pada strategi keuangan, tetapi juga pada kemampuan L1 untuk menghadirkan inovasi dan meningkatkan kepercayaan investor.

Merger ini membuka babak baru bagi L1 Group dan Platinum, tetapi pertanyaan yang tersisa adalah apakah langkah ini cukup untuk mengatasi tantangan pasar yang dinamis dan membalikkan arus keluar dana? Masa depan akan menilai keberhasilan strategi ini.