Menavigasi Dunia Perbankan Digital: Tantangan dan Solusi
ORBITINDONESIA.COM – Di era digital ini, ketergantungan pada perbankan digital semakin meningkat. Namun, bagaimana kita melindungi keuangan keluarga, terutama orang tua kita, dalam lanskap yang terus berubah ini?
Peralihan menuju transaksi nontunai telah mengubah cara kita bertransaksi. Dari kartu kredit yang bisa diakses melalui ponsel hingga layanan seperti Venmo dan Zelle, preferensi bisnis terhadap pembayaran digital terus tumbuh. Namun, dinamika ini menambah beban bagi keluarga yang harus menjaga keamanan finansial anggota keluarga lanjut usia.
Greenlight, perusahaan teknologi finansial, berupaya menjawab tantangan ini dengan aplikasi yang awalnya dirancang untuk meningkatkan literasi keuangan anak-anak dan remaja. Kini, aplikasi ini juga menjadi alat bagi pengasuh untuk memantau dan melindungi keuangan keluarga mereka. Dalam laporan terakhir, transaksi digital global diproyeksikan mencapai $8,2 triliun pada tahun 2024, menunjukkan tren yang tidak akan melambat dalam waktu dekat.
Penggunaan teknologi seperti Greenlight tidak hanya memberikan keamanan, tetapi juga menawarkan kesempatan untuk memberdayakan keluarga dalam mengelola keuangan mereka. Namun, penting untuk diingat bahwa teknologi bukanlah pengganti edukasi keuangan yang baik. Teknologi seharusnya menjadi alat bantu dalam membangun keterampilan keuangan yang lebih kuat dan lebih bijak.
Seiring dengan kemajuan teknologi, kita dihadapkan pada pilihan untuk beradaptasi atau tertinggal. Bagaimana kita akan memastikan bahwa setiap anggota keluarga, terutama yang lebih rentan, tetap terlindungi dan terdidik secara finansial? Refleksi ini penting saat kita melangkah lebih jauh dalam era digital. (Orbit dari berbagai sumber, 1 November 2025)