CEO Fokus pada Budaya Kerja dan AI: Tantangan Masa Depan

ORBITINDONESIA.COM – Hanya 35% CEO merasa timnya siap menghadapi AI, memicu urgensi pelatihan di tempat kerja. Ini adalah salah satu temuan dari Inc. 5000 CEO Survey yang mengungkap prioritas utama para pemimpin bisnis saat ini.

Pemimpin bisnis kini dihadapkan pada tantangan adaptasi teknologi dan pengelolaan SDM. Di tengah perkembangan pesat AI, hanya sedikit yang merasa siap. Hal ini menyoroti kebutuhan mendesak untuk meningkatkan keterampilan karyawan guna mempertahankan daya saing.

Survei Inc. 5000 menunjukkan bahwa investasi dalam teknologi saja tidak cukup. Fokus pada pengembangan keterampilan manusia menjadi kunci. Roger Nicholson dari Insperity menyatakan bahwa perusahaan yang sukses adalah yang mengutamakan pelatihan dan pengembangan karyawan seiring dengan penerapan teknologi baru.

Dengan latar belakang ini, terlihat jelas bahwa strategi bisnis harus berfokus pada keseimbangan antara teknologi dan pengembangan manusia. Generative AI bisa menjadi alat yang kuat bila digunakan oleh tim yang terampil. CEO perlu melihat AI bukan sebagai ancaman, tetapi sebagai peluang untuk memperkaya tenaga kerja mereka.

Masa depan bisnis bergantung pada kemampuan mengintegrasikan teknologi dengan sumber daya manusia. Apakah perusahaan Anda siap untuk tantangan ini? Saatnya bertindak bukan hanya dengan investasi teknologi, tetapi juga dengan memberdayakan tim Anda.