Transformasi Budaya: Kunci Resiliensi di Era Digital
ORBITINDONESIA.COM – Di tengah disrupsi digital, perusahaan yang menganggap budaya sebagai aset inti meraih kesuksesan yang berkelanjutan.
Perubahan cepat dalam teknologi dan ekspektasi klien menantang media dan firma konsultasi untuk beradaptasi atau tertinggal.
Microsoft dan Sophos menunjukkan bahwa adopsi budaya digital yang kuat meningkatkan efisiensi dan profitabilitas. Microsoft mengalami lonjakan 240% dalam harga sahamnya, sementara Sophos meraih ROI sebesar 342% melalui alat adopsi digital.
Budaya yang mendorong perubahan dan pembelajaran berkelanjutan adalah investasi strategis, bukan sekadar jargon. Hal ini terbukti dari bagaimana perusahaan seperti Microsoft mengatasi tantangan dengan memanfaatkan budaya perubahan.
Transformasi budaya bukan hanya tentang bertahan, tetapi juga tentang menciptakan peluang baru. Pertanyaannya adalah, seberapa cepat investor dapat mengenali dan merespons tren ini?