Tren Tindik: Antara Gaya dan Risiko Kesehatan

ORBITINDONESIA.COM – Seorang remaja tewas akibat infeksi setelah menindik alisnya sendiri, mengingatkan kita akan pentingnya keamanan dalam tren piercing yang kian populer.

Piercing telah menjadi bagian dari ekspresi diri bagi banyak orang, terutama generasi muda. Namun, di balik estetika, terdapat risiko kesehatan yang sering diabaikan. Kasus kematian remaja akibat infeksi menyoroti bahaya tindik tanpa profesional.

Menurut Niyo, pendiri Piercing Indonesia, tindik aman memerlukan 3P: Pendidikan, Peralatan, dan Pengalaman. Profesional mengetahui anatomi tubuh, menggunakan alat steril, dan berpengalaman, mengurangi risiko infeksi dan komplikasi. Namun, banyak yang masih memilih DIY, mengabaikan langkah-langkah keamanan ini.

Kesadaran akan risiko kesehatan dalam tindik masih kurang. Media sosial sering kali menonjolkan sisi glamor tanpa membahas bahaya. Sebagai masyarakat, kita perlu lebih kritis dan mendorong edukasi serta praktik aman dalam mengikuti tren.

Tindik mungkin tampak sepele, namun dampaknya bisa fatal bila tidak dilakukan dengan benar. Apakah kita siap mengorbankan kesehatan demi tren? Mari bertindak cerdas dan pilih keamanan dengan mengandalkan profesional untuk modifikasi tubuh.