Transformasi AI dalam Pendidikan: Memudahkan atau Menghambat?
ORBITINDONESIA.COM – Revolusi teknologi kecerdasan buatan (AI) memasuki ranah pendidikan dengan kecepatan luar biasa, mengundang pertanyaan mendasar tentang dampak dan peranannya di sekolah masa kini.
Meski AI menawarkan potensi besar, penerapannya dalam pendidikan belum merata. Banyak sekolah belum memanfaatkan teknologi ini secara optimal untuk pembelajaran. Ketidaksetaraan ini menimbulkan tantangan di era digital yang semakin kompetitif.
AI berfungsi sebagai alat bantu yang dapat meningkatkan efisiensi pembelajaran. Sistem tutor cerdas dan mentor virtual memperkenalkan metode baru dalam pengajaran. Namun, adaptasi dan kolaborasi antara siswa, guru, dan teknologi tetap menjadi kunci keberhasilan implementasi AI.
Penggunaan AI dalam pendidikan bisa menjadi pedang bermata dua. Di satu sisi, AI dapat memfasilitasi pembelajaran mandiri dan efisien. Namun, ada risiko anak kehilangan kesempatan mengembangkan keterampilan belajar mandiri jika terlalu bergantung pada teknologi.
Penerapan AI dalam pendidikan harus diiringi dengan kebijaksanaan. Guru dan orang tua berperan penting dalam membimbing siswa untuk menggunakan teknologi secara bijak. Pertanyaan pentingnya adalah, bagaimana kita memastikan bahwa AI benar-benar memberdayakan dan bukan sekadar menggantikan peran manusia dalam pendidikan?
(Orbit dari berbagai sumber, 21 Agustus 2025)