DECEMBER 9, 2022
Internasional

PM Denmark Mette Frederiksen Tegaskan, AS Tidak Dapat Mencaplok Negara Lain

image
Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen (Foto: RITZAU)

ORBITINDONESIA.COM - Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen, Kamis, 3 April 2025, menegaskan kembali pesan yang jelas kepada AS bahwa mereka tidak akan menerima pencaplokan Greenland dengan cara apa pun.

"Anda tidak dapat mencaplok negara lain," kata Mette Frederiksen dalam bahasa Inggris untuk memastikan pesannya bergema di seberang Atlantik dalam konferensi pers dengan rekan imbangannya di Greenland, lapor media berita pemerintah DR.

Mette Frederiksen menggarisbawahi peningkatan investasi Denmark dalam keamanan Arktik dan menyambut kehadiran Amerika yang lebih kuat---terutama di Greenland.

Baca Juga: Hindari Bentrokan Politik, Denmark Tawarkan Donald Trump Tingkatkan Kehadiran Militer AS di Greenland

"Jika Anda ingin lebih hadir di Greenland, maka Greenland dan Denmark siap. Jika Anda ingin memperkuat keamanan di Arktik , seperti yang kami inginkan, maka mari kita lakukan bersama-sama," katanya.

Frederiksen juga menyatakan kesiapan untuk dialog yang lebih erat dengan pemerintah AS.

"Kami menginginkan dialog yang erat dan tepat," katanya, seraya menambahkan bahwa Denmark telah menghormati proses pemilihan Greenland baru-baru ini dan sekarang dalam posisi untuk bernegosiasi dengan Washington.

Baca Juga: PM Mette Frederiksen Sebut Donald Trump Masih Enggan Cabut Ancaman Tarif Terhadap Denmark

Namun, dia menarik garis tegas terkait kedaulatan, dengan mengatakan: "Anda tidak dapat mencaplok negara lain. Batas negara, kedaulatan negara, dan integritas teritorial berakar pada hukum internasional."

"Ini adalah prinsip dasar yang ditetapkan setelah Perang Dunia II sehingga negara-negara kecil tidak perlu takut pada negara-negara besar," katanya.

Masalah Greenland

Baca Juga: Pukulan Buat Trump, Survei Buktikan Sekitar 90 Persen Warga Denmark Tolak Greenland Gabung ke AS

Greenland, pulau terbesar di dunia, telah menjadi bagian dari Kerajaan Denmark sejak abad ke-18 dan diberi pemerintahan sendiri pada 1979.

Halaman:

Berita Terkait