Milenial dan Gen-Z: Meningkatkan Literasi Keuangan di Era Digital
ORBITINDONESIA.COM – Gaji besar tak menjamin kesejahteraan jika tidak dibarengi dengan kecerdasan finansial. Banyak anak muda mengeluhkan keterbatasan finansial, padahal kunci utama terletak pada literasi keuangan.
Milenial dan Gen-Z menghadapi tantangan finansial di tengah gempuran cicilan dan gaya hidup konsumtif. Tingkat literasi keuangan Indonesia mencapai 49,9 persen pada 2022, masih jauh dari angka inklusi keuangan yang mencapai 84,2 persen.
CEO Finansialku.com, Melvin Mumpuni, menekankan pentingnya membedakan antara pinjaman konsumtif dan produktif. Pinjaman produktif dapat mendukung penghasilan tambahan, terutama saat dunia digital marketing berkembang pesat.
Pemahaman finansial harus ditingkatkan melalui program literasi yang efektif. Produk keuangan harus dirancang untuk meningkatkan keterampilan keuangan anak muda, bukan sekadar menawarkan kemudahan akses.
Masa depan finansial generasi muda bergantung pada seberapa baik mereka mengelola keuangan. Apakah mereka siap menghadapi tantangan ekonomi yang lebih besar dengan literasi yang memadai?
(Orbit dari berbagai sumber, 27 April 2026)