Skrining Kesehatan di Lapas: Langkah Proaktif Banjarbaru dalam Pencegahan Penyakit
ORBITINDONESIA.COM – Pemerintah Kota Banjarbaru menggencarkan skrining kesehatan bagi warga binaan di Lapas Kelas II Banjarbaru, menandai komitmen serius dalam melawan penyakit menular.
Kesehatan di lembaga pemasyarakatan sering terabaikan, menjadikan skrining kesehatan di Lapas Banjarbaru sebagai langkah penting. Fokus pemeriksaan pada penyakit menular seperti Tuberkulosis, HIV, dan Hepatitis mengatasi risiko penyebaran di area tertutup ini.
Dari 200 target skrining, 162 warga binaan diperiksa dengan hasil 4 reaktif HIV, 1 reaktif Hepatitis C, dan 20 terduga TBC. Pemerintah Banjarbaru menyiapkan penanganan lanjutan, seperti pengobatan ARV untuk HIV dan metode TCM untuk TBC. Anggota DPR RI memberikan dukungan atas inisiatif ini.
Langkah ini mencerminkan upaya pemerintah dalam memberikan hak kesehatan setara bagi semua warga, termasuk mereka di balik jeruji. Namun, penting untuk terus memantau efektivitas program ini dan memastikan penanganan berkelanjutan.
Dengan deteksi dini, Banjarbaru berharap mencegah penyebaran penyakit dan memberikan pengobatan tepat bagi warga binaan. Pertanyaannya, apakah langkah serupa akan direplikasi di lapas lain di Indonesia? Saatnya mempertimbangkan kesehatan sebagai hak dasar yang harus dipenuhi di mana pun.