Transformasi Industri Sinetron: Dari Layar Kaca ke Konten Digital
ORBITINDONESIA.COM – Yusuf Surya, aktor senior, membongkar fakta penurunan honor di industri sinetron yang memaksa banyak aktor beralih ke konten digital demi pendapatan lebih cepat.
Industri sinetron Indonesia mengalami pergeseran signifikan. Penurunan honor aktor menjadi isu utama. Banyak aktor mencari alternatif di tengah perkembangan teknologi dan perubahan preferensi penonton.
Menurut data Asosiasi Industri Televisi Indonesia, pendapatan dari sinetron menurun 30% dalam lima tahun terakhir. Sementara itu, platform digital menawarkan peluang baru dengan monetisasi cepat dan audiens yang luas. Tren ini didukung oleh peningkatan konsumsi konten digital di kalangan milenial dan Gen Z.
Keputusan aktor beralih ke dunia digital bukan hanya soal uang. Ini juga tentang kreativitas dan kebebasan berekspresi. Platform digital memberi aktor kendali penuh atas konten mereka. Yusuf Surya dan rekan-rekannya melihat peluang ini sebagai cara untuk tetap relevan dan memenuhi tuntutan zaman.
Perubahan ini menantang industri untuk beradaptasi dan inovatif. Apakah sinetron akan mampu bertahan di tengah gempuran konten digital? Atau akankah kita melihat transformasi lebih lanjut yang mengaburkan batas antara televisi tradisional dan media baru? Waktu yang akan menjawabnya.
(Orbit dari berbagai sumber, 17 Maret 2026)