Memahami Bahasa Nilai dalam Komunikasi Bisnis di Era Polarisasi
ORBITINDONESIA.COM – Di tengah iklim sosial yang semakin terpolarisasi, pemimpin bisnis menghadapi tantangan besar dalam menyampaikan nilai-nilai perusahaan secara efektif.
Ketika perusahaan semakin berkomitmen pada inisiatif keberagaman, kesetaraan, dan inklusi (DEI), bahasa yang digunakan pemimpin menjadi krusial dalam membentuk budaya organisasi.
Shannon Kacherovich, CEO Lorem Springs, menyoroti bagaimana bahasa berbasis nilai dapat menyelaraskan tim, namun juga bisa memecah belah jika tidak dipahami dengan baik. Penelitian menunjukkan bahwa istilah-istilah yang populer dalam kerangka DEI seringkali menimbulkan kebingungan jika tidak disertai pemahaman mendalam.
Penggunaan bahasa yang tidak tepat dalam komunikasi bisnis dapat memperburuk perpecahan, terutama ketika istilah DEI dianggap sebagai jargon semata. Opini Kacherovich menyoroti pentingnya komunikasi transparan yang membangun kepercayaan dan mendorong dialog terbuka di antara karyawan.
Keberhasilan komunikasi berbasis nilai terletak pada kemampuan pemimpin untuk menyampaikan pesan secara jelas dan inklusif. Mungkin inilah saatnya bagi para pemimpin untuk merenungkan kembali pendekatan mereka dalam berkomunikasi, demi menjaga harmoni dan keterbukaan dalam organisasi.
(Orbit dari berbagai sumber, 14 Maret 2026)