Lonjakan Harga Minyak: Tantangan Ekonomi Indonesia di Tengah Ketegangan Global

ORBITINDONESIA.COM – Harga minyak mentah dunia kembali melonjak, menembus angka psikologis US$100 per barel, memicu kekhawatiran akan dampaknya pada ekonomi Indonesia.

Konflik geopolitik di Timur Tengah antara Iran, AS, dan Israel telah menyebabkan ketidakstabilan harga minyak global. Harga minyak Brent dan WTI mencapai titik tertinggi sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 2022.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan tidak ada kenaikan harga BBM subsidi meski harga minyak dunia melonjak. Langkah ini bertujuan menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat jelang Hari Raya Idulfitri.

Pengamat ekonomi Syafruddin Karimi berpendapat, menahan harga BBM subsidi adalah strategi tepat dalam jangka pendek. Ini membantu meredam inflasi dan memberi ruang bagi sektor vital seperti transportasi dan distribusi pangan.

Lonjakan harga minyak menantang ketahanan ekonomi Indonesia. Pertanyaannya, sampai kapan pemerintah mampu mempertahankan harga BBM subsidi di tengah ketidakpastian global ini?

(Orbit dari berbagai sumber, 14 Maret 2026)