Volatilitas Pasar Kripto di Tengah Gejolak Geopolitik dan Inflasi
ORBITINDONESIA.COM – Harga Bitcoin jatuh di tengah ketidakpastian geopolitik dan inflasi AS yang meningkat, mengguncang kepercayaan investor.
Pasar kripto mengalami penurunan signifikan akibat ketegangan geopolitik dan kekhawatiran inflasi. Bitcoin, sebagai aset kripto terkemuka, merosot 1,8% pada perdagangan awal pekan ini.
Kondisi pasar global menunjukkan penurunan kapitalisasi pasar kripto sebesar 2,32%, menandai volatilitas yang tinggi. Sementara itu, meski pasar TradFi belum sepenuhnya bereaksi, kontrak berjangka saham AS ikut melemah.
Beberapa analis melihat peluang reli masih terbuka, dengan target jangka pendek yang optimis. Namun, ketidakpastian pasar dan celah harga pada kontrak berjangka Bitcoin tetap menjadi perhatian utama.
Di tengah tantangan geopolitik dan inflasi, pasar kripto terus beradaptasi. Apakah ini saatnya bagi investor untuk bersiap menghadapi volatilitas yang lebih besar atau justru melihat peluang di tengah krisis?