Fenomena Gerhana Bulan Total 2026: Blood Moon di Langit Indonesia
ORBITINDONESIA.COM – Gerhana bulan total 3 Maret 2026 akan menghiasi langit Indonesia, menampilkan Bulan berwarna merah tembaga yang memukau, dikenal sebagai blood moon.
Fenomena alam ini tidak hanya menarik perhatian para astronom, tetapi juga masyarakat umum yang penasaran dengan keindahan langit. BMKG memprediksi puncaknya akan terjadi pukul 18.33 WIB, menjadikannya waktu yang ideal untuk pengamatan.
Gerhana bulan total ini akan berlangsung selama hampir satu jam, dan dapat disaksikan di seluruh wilayah Indonesia. Seluruh rangkaian gerhana, dari awal hingga akhir, memakan waktu sekitar 5 jam 39 menit. Fenomena ini juga dapat dilihat di Asia Timur, Asia Tenggara, Australia, dan Amerika.
Pergeseran warna Bulan menjadi merah menimbulkan spekulasi tentang makna di balik fenomena ini. Meski sering dikaitkan dengan tanda bencana dalam berbagai budaya, fenomena ini sebenarnya adalah hasil dari pembiasan cahaya Matahari saat melewati atmosfer Bumi.
Gerhana bulan total kali ini mengajak kita untuk merenungkan keajaiban alam dan ilmu di baliknya. Apakah kita akan mengagumi keindahannya atau membiarkan peluang belajar ini berlalu begitu saja?
(Orbit dari berbagai sumber, 27 Februari 2026)