Ketegangan Unjuk Rasa Mahasiswa Iran dan Garis Merah Pemerintah
ORBITINDONESIA.COM – Mahasiswa Iran kembali turun ke jalan, menantang batasan garis merah yang ditetapkan pemerintah di tengah ketegangan pasca penindakan brutal sebelumnya.
Di awal semester baru, mahasiswa Iran melancarkan protes di berbagai universitas. Mereka menuntut perubahan di tengah situasi ekonomi yang memburuk. Pemerintah mengingatkan garis merah, termasuk 'hal-hal sakral' dan bendera.
Protes mahasiswa ini menunjukkan keberanian di tengah trauma penindakan brutal lalu. Ribuan nyawa melayang dalam unjuk rasa Desember. Presiden AS Donald Trump sempat memberi dukungan, meski kini fokusnya beralih ke program nuklir Iran.
Iran berada di persimpangan jalan antara menanggapi tuntutan mahasiswa dan menjaga stabilitas. Reaksi keras atau kompromi? Tekanan eksternal dari AS turut mempengaruhi dinamika internal Iran.
Ketika mahasiswa Iran menantang otoritas, pertanyaan muncul: akankah suara mereka membawa perubahan? Atau, adakah jalan tengah yang dapat diambil demi masa depan yang lebih baik? (Orbit dari berbagai sumber, 25 Februari 2026)