Pangeran Saudi Kritik Ambisi Israel Raya dan Tantangan Regional
ORBITINDONESIA.COM – Pangeran senior Arab Saudi, Turki al-Faisal, menyoroti ambisi Israel untuk memperluas wilayahnya dari Sungai Nil hingga Sungai Eufrat, memicu diskusi tentang stabilitas regional.
Ketegangan di Timur Tengah terus memanas dengan ambisi geopolitik Israel dan Iran yang saling bersaing. Arab Saudi, melalui Pangeran Turki al-Faisal, mengkritik rencana Israel yang dianggap dapat menyebabkan ketidakstabilan di kawasan.
Ambisi Israel Raya telah lama menjadi isu kontroversial yang mempengaruhi dinamika politik Timur Tengah. Sementara itu, Iran juga memiliki kepentingan strategis di wilayah tersebut, menambah kompleksitas situasi. Keterlibatan kekuatan besar seperti AS, China, dan Rusia semakin mempersulit upaya mencapai stabilitas.
Pangeran Turki al-Faisal mengingatkan bahwa kawasan Timur Tengah sering dipandang sebagai 'hadiah' oleh kekuatan eksternal. Kritiknya terhadap ambisi Israel dan kemampuan AS di Gaza menunjukkan keprihatinan yang mendalam mengenai dominasi kekuatan asing.
Dengan tantangan geopolitik yang terus berkembang, pertanyaan penting adalah bagaimana negara-negara di kawasan dapat bekerja sama untuk mencapai stabilitas tanpa pengaruh negatif dari luar. Apakah Timur Tengah dapat menemukan jalan menuju perdamaian yang berkelanjutan?
(Orbit dari berbagai sumber, 17 Februari 2026)