Waspada Super Flu: Gejala, Penanganan, dan Pencegahan
ORBITINDONESIA.COM – Super flu, meskipun tidak seganas Covid-19, tetap mengancam aktivitas harian dengan gejala demam tinggi dan nyeri badan.
Super flu muncul sebagai varian flu yang lebih berat, dengan gejala yang memperpanjang masa pemulihan dibandingkan flu biasa. Kewaspadaan terhadap penyebarannya menjadi penting dalam menghadapi musim flu kali ini.
Dr. Novita Eva Sawitri dari RS JIH Solo menekankan bahwa meskipun super flu tidak seberbahaya Covid-19, gejalanya lebih parah dari flu biasa. Dengan demam hingga 39 derajat Celcius dan nyeri badan yang bertahan hingga dua minggu, masyarakat harus lebih waspada. Penyebarannya serupa dengan flu biasa, melalui droplet, sehingga penerapan 3M menjadi langkah pencegahan utama.
Pandemi Covid-19 telah mengajarkan pentingnya kebersihan dan pencegahan penyakit menular. Super flu menguji kembali kesiapan masyarakat dalam menghadapi penyakit menular dengan gejala lebih berat. Apakah kita sudah cukup waspada dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan?
Super flu mengingatkan kita bahwa kesehatan adalah prioritas utama. Dengan menjaga kebersihan dan menerapkan gaya hidup sehat, kita dapat mengurangi risiko terkena penyakit ini. Pertanyaannya, sejauh mana kita siap beradaptasi dengan ancaman kesehatan baru yang mungkin muncul di masa depan?
(Orbit dari berbagai sumber, 12 Februari 2026)