Penemuan Duonychus: Dinosaurus Bercakar Dua dari Gurun Gobi
ORBITINDONESIA.COM – Penemuan spesies dinosaurus bercakar dua, Duonychus tsogtbaatari, di Gurun Gobi mengungkap sisi baru dari evolusi Therizinosaurus.
Sejak 2012, para ilmuwan telah menggali fosil di Gurun Gobi, Mongolia, yang berusia lebih dari 90 juta tahun. Penemuan ini mengejutkan karena Duonychus hanya memiliki dua jari di setiap tangan, berbeda dari Therizinosaurus lain yang memiliki tiga jari.
Ahli paleontologi menduga cakar panjang Duonychus digunakan untuk mencengkeram tumbuhan dan pertahanan diri. Keratin pada cakar mungkin menjadi alasan hilangnya jari ketiga, menunjukkan kebetulan evolusioner yang tidak merugikan spesies ini.
Penemuan ini menantang pandangan konvensional tentang evolusi dinosaurus. Duonychus, meski tampak tidak berbahaya, memiliki adaptasi multifungsi. Ini menegaskan keragaman mekanisme bertahan hidup di kalangan dinosaurus herbivora.
Penemuan Duonychus tsogtbaatari memperkaya pengetahuan kita tentang evolusi dan adaptasi dinosaurus. Mungkinkah masih ada dinosaurus unik lainnya yang menunggu untuk ditemukan? Penelitian lebih lanjut diharapkan dapat menjawab pertanyaan ini.
(Orbit dari berbagai sumber, 10 Februari 2026)