Lubang Hitam Supermasif Aktif Kembali: Fenomena Kosmik dan Implikasinya
ORBITINDONESIA.COM – Setelah hampir 100 juta tahun dorman, sebuah lubang hitam supermasif kembali menunjukkan aktivitas, memancarkan gelombang radio kuat yang mengejutkan ilmuwan.
Lubang hitam supermasif di pusat galaksi sering kali menjadi subjek penelitian intensif. Fenomena terbaru menunjukkan bagaimana lubang hitam yang sebelumnya tidak aktif dapat kembali aktif, menyoroti dinamika kompleks di alam semesta.
Pancaran radio dari lubang hitam terjadi saat materi dari piringan akresi menciptakan medan magnet yang melemparkan materi ke luar angkasa. Studi terbaru menggunakan LOFAR mengungkapkan galaksi J1007+3540 dengan aktivitas AGN episodik, menunjukkan interaksi unik dengan medium intraklaster.
Penemuan ini menyoroti betapa dinamisnya alam semesta kita. Para peneliti seperti Shobha Kumari dan Surajit Pal menekankan pentingnya memahami siklus hidup lubang hitam dan dampaknya pada lingkungan galaksi sekitarnya.
Pengamatan terhadap galaksi J1007+3540 membuka wawasan baru tentang perilaku lubang hitam. Apakah ini dapat membantu memprediksi aktivitas kosmik di masa depan? Pertanyaan ini tetap menjadi tantangan bagi astronom di seluruh dunia.
(Orbit dari berbagai sumber, 29 Januari 2026)