Apple dan Intel Bersatu Lagi: Langkah Strategis untuk Masa Depan Chip
ORBITINDONESIA.COM – Apple kembali menggandeng Intel untuk produksi chip iPhone masa depan, mengukir babak baru dalam kerja sama teknologi tinggi. Langkah ini bukan hanya memperkuat posisi Apple dalam pengembangan produk, tetapi juga menunjukkan pergeseran strategi manufaktur yang bisa berdampak luas.
Sejak beralih dari Intel ke TSMC untuk produksi chip Mac beberapa tahun lalu, Apple kini mengubah arah dengan menjadikan Intel mitra produksi chip untuk iPhone non-Pro mulai 2028. Keputusan ini mencerminkan dinamika industri semikonduktor yang terus berkembang, di mana diversifikasi menjadi kunci utama.
Intel telah menyiapkan teknologi proses 1.4nm-class, yang menunjukkan kemampuan mereka dalam memenuhi kebutuhan perusahaan besar seperti Apple, AMD, dan Nvidia. Menurut analis Jeff Pu, Intel memiliki pipeline pelanggan eksternal yang kuat, menandakan potensi besar dalam memenangkan pesanan dari Apple dan lainnya.
Kerja sama ini menunjukkan bagaimana Apple berusaha mengurangi ketergantungan penuh pada satu produsen, yaitu TSMC, dengan melibatkan Intel. Ini adalah strategi yang cerdas untuk mengantisipasi gangguan pasokan di masa depan dan memperkuat rantai pasokan chip mereka.
Langkah Apple menggandeng kembali Intel dalam produksi chip merupakan refleksi dari kebutuhan akan stabilitas dan inovasi dalam industri teknologi yang cepat berubah. Apakah langkah ini akan membawa Apple ke arah yang lebih baik atau justru menimbulkan tantangan baru? Kita akan melihat dampaknya dalam beberapa tahun ke depan.
(Orbit dari berbagai sumber, 26 Januari 2026)